Pages

Selasa, 01 Mei 2012

PICISAN:TUMBUHAN EPIFIT OBAT ANEKA PENYAKIT KRONIS

Kesehatan. Picisan atau Sisik Naga merupakan tumbuhan epifit (tumbuhan yang menumpang pada tumbuhan lainnya) dan bisa ditemukan di seluruh daerah Asia tropis. Walaupun dia menempel pada tumbuhan lainnya, tapi dia bukanlah tumbuhan parasit karena dapat menghasilkan makanan sendiri. Ukuran daun yang berbentuk bulat sampai jorong hampir sama dengan uang logam picisan sehingga tanaman ini dinamakan Picisan. Picisan dapat diperbanyak dengan spora dan pemisahan akar. Rasa daun picisan manis, sedikit pahit, dingin.

Tahukah teman-teman ternyata tumbuhan epifit satu ini memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Khasiatnya antara lain: antiradang, menghilangkan nyeri (analgesik), pembersih darah, penghenti perdarahan (hemostatis), memperkuat paru-paru dan obat batuk (antitusif). Anti inflamasi, anti racun dan digunakan untuk menyembuhkan kanker payudara, gonorhoe, sakit kuning, TBC (skrofuloderma), Parotitis, sakit perut, sembelit, rematik, flour albus / leuchorrhoe, gingivitis, stomatitis , menghentikan pendarahan dan mengobati penyakit kulit luar, seperti kudis dan kurap.

Picisan mempunyai kandungan minyak asiri, sterol/triterpen, fenol, flavonoid, tanin dan gula. Adapun pemanfaatan picisan sebagai obat yang diminum, rebus 15-69g daun, lalu air rebusannya diminum. Untuk pemakaian luar, gunakan air rebusan herba segar untuk mencuci kudis, koreng atau berkumur bagi penderita sariawan dan radang gusi. Cara lain, giling herba segar sampai halus, lalu bubuhkan ke tempat yang sakit pada penyakit-penyakit kulit, seperti kudis, kurap, radang kulit bernanah, radang kuku atau luka berdarah.

Contoh pemanfaatan Picisan dalam pengobatan.

Radang gusi (gingivitis)
Cuci daun Picisan secukupnya sampai bersih, lalu kunyah. Biarkan kunyahan tersebut cukup lama di bagian gusi yang meradang. Selanjutnya, buang ampasnya. Lakukan 3-4 kali sehari, sampai sembuh.

Rematik jaringan lunak (nonartikuler)
Cuci 15-30 g daun Picisan segar, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum, sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Sakit kuning (jaundice)
Cuci 15-30 g daun Picisan segar sampai bersih, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai airnya tersisa separonya. Setelah dingin, saring dan air saringannya siap untuk diminum, sehari 3 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Sariawan
Cuci 1 genggam daun Picisan sampai bersih, lalu rebus dalam 2 gelas air sampai mendidih (selama 15 menit). Gunakan air saringannya untuk berkumur selagi hangat.

Menghentikan perdarahan
Cuci 30 g daun Picisan segar, lalu giling sampai halus. Selanjutnya, peras dan saring, lalu air saringannya diminum. Lakukan 3 kali sehari sampai sembuh.


Semoga bermanfaat !!!


    

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar